Sabtu, 11 Februari 2017

KUTIPAN PENGAJIAN BULANAN REMAJA PENARUKAN LAUQ







* 4 Nasihat Malaikat Untuk Baginda Rasulullah Saw*

Dari Sahl bin Sa'd radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, yang artinya ,
"Jibril mendatangiku lalu berkata, "Wahai Muhammad! Hiduplah sesukamu, karena sesungguhnya kamu akan mati, cintailah siapa yang kamu suka, karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya dan berbuatlah sesukamu, karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya." Kemudian dia berkata, "Wahai Muhammad! Kemuliaan seorang mukmin adalah berdirinya dia pada malam hari (untuk shalat malam), dan keperkasaannya adalah ketidakbutuhannya terhadap manusia." (H.R. Ath-Thabarani, Abu Nu'aim dan Al-Hakim)


Nasehat Pertama "Hiduplah sesukamu,
karena sesungguhnya kamu akan mati!"
Hal yang terburuk bagi manusia adalah kematian, karena dengan datangnya kematian maka manusia tidak akan pernah berbuat apa-apa lagi. Jangankan berbuat, berpikir saja manusia sudah tidak bisa lagi karena tubuh sudah ditinggalkan oleh rohnya. Kematian ini akan datang dan menghampiri setiap manusia dan tidak mungkin meleset. Dan sekalipun manusia melihatnya jauh, namun di sisi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala adalah dekat. Setiap yang akan datang pasti datang, dan setiap yang akan datang adalah sesuatu yang dekat. ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, "Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan." (Q.S. Al-Anbiyā' 21 : 35)
Dengan demikian, hendaklah setiap hamba mempersiapkan diri untuk menyambut tujuan akhirnya yaitu kematian, dengan cara menyiapkan diri untuk sesuatu setelahnya (akhirat).

Nasehat Kedua "Cintailah siapa yang kamu suka,
karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya!"
Setiap mu'min dibebaskan untuk mencintai siapa saja di antara semua makhluk, namun sesungguhnya mereka akan berpisah dengannya. Maka jangan sampai seorang mu'min menyibukkan hatinya dengan kesenangan-kesenangan dunia yang fana berupa istri, anak, harta dan selainnya dari hal-hal yang dicintai.
Karena itu – Wahai hamba ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala – bisa jadi semuanya akan pergi darimu, atau bisa jadi kamu yang pergi dari mereka! Maka sibukkanlah hati dengan kecintaan terhadap Dzat yang tidak akan pernah berpisah dan tidak akan pernah terpisah, yaitu dengan mengingat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala dan melakukan amal shalih yang dicintai oleh-Nya. Karena hal itu kelak akan menemani di alam kubur dan tidak akan pernah berpisah selamanya.



Nasehat Ketiga "Berbuatlah sesukamu,
karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya!"
"Berbuatlah sesukamu" berarti bahwa manusia bebas melakukan perbuatan yang baik maupun yang buruk sesukanya. Namun semuanya akan berakhir saat kematian datang, selanjutnya setelah kematian ternyata ada perhitungan dan pembalasan di akhirat. Setiap orang akan diberi putusan sesuai dengan konsekuensi dari perbuatannya.
 ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala juga berfirman, "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." (Q.S. Az-Zalzalah 99 : 7-8) Setiap balasan sesuai dengan amal yang telah dikerjakan, jika amalan yang dikerjakan tersebut baik maka balasannya akan menyenangkan dan jika buruk maka perjumpaan dengan balasan tersebut akan sangat menyedihkan.

Nasehat Keempat "Kemulian seorang mukmin adalah berdirinya dia pada malam hari (untuk shalat malam)!"
Ketinggian dan kehormatan seorang mu'min adalah usahanya menghidupkan malam dengan mendawamkan shalat tahajjud di dalamnya, berdzikir dan membaca Al-Qur'an. ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, "Dan pada sebagian malam hari shalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (Q.S. Al-Isrā' 17 :79)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar