* 4 Nasihat
Malaikat Untuk Baginda Rasulullah Saw*
Dari Sahl
bin Sa'd radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda, yang artinya ,
"Jibril
mendatangiku lalu berkata, "Wahai Muhammad! Hiduplah sesukamu, karena
sesungguhnya kamu akan mati, cintailah siapa yang kamu suka, karena
sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya dan berbuatlah sesukamu, karena
sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya." Kemudian dia berkata,
"Wahai Muhammad! Kemuliaan seorang mukmin adalah berdirinya dia pada malam
hari (untuk shalat malam), dan keperkasaannya adalah ketidakbutuhannya terhadap
manusia." (H.R. Ath-Thabarani, Abu Nu'aim dan Al-Hakim)
Nasehat
Pertama "Hiduplah sesukamu,
karena
sesungguhnya kamu akan mati!"
Hal yang
terburuk bagi manusia adalah kematian, karena dengan datangnya kematian maka
manusia tidak akan pernah berbuat apa-apa lagi. Jangankan berbuat, berpikir
saja manusia sudah tidak bisa lagi karena tubuh sudah ditinggalkan oleh rohnya.
Kematian ini akan datang dan menghampiri setiap manusia dan tidak mungkin
meleset. Dan sekalipun manusia melihatnya jauh, namun di sisi ALLAH Subhanahu
Wa Ta'ala adalah dekat. Setiap yang akan datang pasti datang, dan setiap yang
akan datang adalah sesuatu yang dekat. ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
"Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan
keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada
Kami-lah kamu dikembalikan." (Q.S. Al-Anbiyā' 21 : 35)
Dengan
demikian, hendaklah setiap hamba mempersiapkan diri untuk menyambut tujuan
akhirnya yaitu kematian, dengan cara menyiapkan diri untuk sesuatu setelahnya
(akhirat).
Nasehat
Kedua "Cintailah siapa yang kamu suka,
karena
sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya!"
Setiap
mu'min dibebaskan untuk mencintai siapa saja di antara semua makhluk, namun
sesungguhnya mereka akan berpisah dengannya. Maka jangan sampai seorang mu'min
menyibukkan hatinya dengan kesenangan-kesenangan dunia yang fana berupa istri,
anak, harta dan selainnya dari hal-hal yang dicintai.
Karena itu –
Wahai hamba ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala – bisa jadi semuanya akan pergi darimu,
atau bisa jadi kamu yang pergi dari mereka! Maka sibukkanlah hati dengan
kecintaan terhadap Dzat yang tidak akan pernah berpisah dan tidak akan pernah
terpisah, yaitu dengan mengingat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala dan melakukan amal
shalih yang dicintai oleh-Nya. Karena hal itu kelak akan menemani di alam kubur
dan tidak akan pernah berpisah selamanya.
Nasehat
Ketiga "Berbuatlah sesukamu,
karena
sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya!"
"Berbuatlah
sesukamu" berarti bahwa manusia bebas melakukan perbuatan yang baik maupun
yang buruk sesukanya. Namun semuanya akan berakhir saat kematian datang,
selanjutnya setelah kematian ternyata ada perhitungan dan pembalasan di
akhirat. Setiap orang akan diberi putusan sesuai dengan konsekuensi dari
perbuatannya.
ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala juga berfirman,
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia
akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat
dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." (Q.S. Az-Zalzalah
99 : 7-8) Setiap balasan sesuai dengan amal yang telah dikerjakan, jika amalan
yang dikerjakan tersebut baik maka balasannya akan menyenangkan dan jika buruk
maka perjumpaan dengan balasan tersebut akan sangat menyedihkan.
Nasehat
Keempat "Kemulian seorang mukmin adalah berdirinya dia pada malam hari
(untuk shalat malam)!"
Ketinggian
dan kehormatan seorang mu'min adalah usahanya menghidupkan malam dengan
mendawamkan shalat tahajjud di dalamnya, berdzikir dan membaca Al-Qur'an. ALLAH
Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, "Dan pada sebagian malam hari shalat
tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Rabb-mu
mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (Q.S. Al-Isrā' 17 :79)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar